Kumpulan Perintah Dasar Linux Untuk Pemula

Tutorial - 13 Mar 2018

Linux merupakan salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia saat ini selain Windows dan MacOS. Banyak server didunia yang menjalankan layanannya menggunakan sistem operasi ini. Besar kemungkinan Website Anda pun di hosting pada sebuah server yang menggunakan sistem operasi linux.

Pada umumnya, pengguna yang sudah biasa menggunakan Windows ataupun Mac OS akan sedikit kebingungan saat baru mulai mencoba sistem operasi Linux. Bila di sistem operasi Windows ataupun Mac OS semua fitur dapat digunakan dengan GUI (Graphic User Interface), lain halnya dengan Linux yang berbasis teks (Text Bases/command line) atau menggunakan terminal. Walaupun saat ini linux juga sudah berbasis GUI, namun alangkah baiknya bila Anda dapat menggunakan linux via command line atau menggunakan terminal.

Mengapa menggunakan Linux harus via command line ?

Mungkin Anda bertanya-tanya, bila linux sudah berbasis GUI lantas mengapa harus menggunakannya via command line ? Walaupun saat ini semua fitur linux dapat Anda gunakan melalui GUI dengan cara klik dan klak, namun ada banyak perintah linux yang hanya dapat digunakan via command line/terminal saja.

Belum lagi bagi Anda seorang developer ataupun programmer, keseharian Anda akan sangat banyak menggunakan command. Tentunya sangat memudahkan dan mempercepat pekerjaan bila Anda juga menggunakan linux via command line.

Perintah Linux dapat digunakan dimana saja ?

Semua perintah linux dapat Anda gunakan di hampir semua sistem operasi turunannya, seperti Linux Ubuntu, Debian, Kubuntu, OpenSuse, RedHat, CentOs dan lainnya. Bahkan di sistem operasi Windows dan Mac OS pun beberapa perintah linux dapat juga Anda gunakan.

Dimana saya harus mengetikkan perintah Linux ?

Semua perintah linux nantinya diketikkan di terminal ataupun console. Silakan buka aplikasi terminal yang ada di linux Anda guna mulai menggunakan perintah linux.

Masih bingung ? Jangan khawatir, dibawah kami sajikan video panduan dasar bagaimana mulai menggunakan perintah Linux. Silakan simak video berikut. Bila Anda sudah merasa mahir, abaikan video dibawah dan silakan lanjutkan untuk mempelajari perintah linux lainnya yang ada dibawah video.

Video diatas menampilkan penggunaan perintah linux via aplikasi PuTTY

Perintah Dasar Linux

Berikut adalah kumpulan perintah dasar Linux yang wajib Anda ketahui saat mempelajari sistem operasi Linux. Silakan pahami dan coba setiap perintah dibawah guna mengetahui fungsinya lebih lanjut.

sudo su – login sebagai super user

Perintah sudo su digunakan untuk login sebagai super user atau root/administrator.

sudo su

mkdir – membuat direktori

Perintah mkdir digunakan untuk membuat direktori/folder baru.

mkdir webku

Perintah diatas akan membuat sebuah direktori baru dengan nama webku.

ls – menampilkan isi direktori

Perintah ls digunakan untuk menampilkan atau melihat isi sebuah direktori.

$ ls

Perintah diatas akan menampilkan isi direktori yang sedang Anda aktif.

$ ls webku

Perintah diatas akan menampilkan isi direktori webku.

$ ls -l

Perintah diatas akan menampilkan isi direktori beserta informasinya secara lengkap. Berupa nama file/direktori, ukuran, waktu perubahan, pemilik file/folder dan hak akses/permission.

$ ls -lh

Perintah diatas akan menampilkan ukuran file di sebuah direktori.

$ ls -ltr

Perintah diatas akan mengurutkan file berdasarkan perubahan waktu terakhir.

cd – mengubah atau berpindah direktori

Perintah cd digunakan untuk mengubah atau berpindah direktori.

# cd

Perintah diatas digunakan untuk berpindah ke home direktori.

# cd ..

Perintah diatas digunakan untuk berpindah ke direktori parent.

# cd -

Perintah diatas digunakan untuk berpindah ke direktori sebelumnya.

# cd www

Perintah diatas digunakan untuk berpindah ke direktori www.

~ /

Untuk berpindah ke direktori home user Anda gunakan perintah diatas.

cp – copy file dan direktori

Perintah cp digunakan untuk menduplikasi / copy file ataupun direktori.

 
cp contoh.txt contoh_copy.txt

Perintah diatas akan menyalin file contoh.txt ke file baru contoh_copy.txt.

mv – memindah (mengganti nama) file

Perintah mv digunakan untuk memindahkan file dari satu direktori ke direktori lain. Perintah ini juga dapat digunakan untuk mengganti nama file.

mv index.php public

Perintah diatas akan memindah file index.php ke direktori public.

mv myweb.txt webku.txt

Perintah diatas akan mengganti nama file myweb.txt menjadi webku.txt.

rm ­– menghapus file atau direktori

Perintah rm digunakan untuk menghapus file atau direktori.

rm webku.txt

Perintah diatas akan menghapus file webku.txt.

rm ­rf config

Perintah diatas akan menghapus direktori config

touch – membuat file

Untuk membuat file baru, Anda dapat menggunakan perintah touch.

touch info.php

pwd ­- menampilkan nama direktori saat ini

Perintah pwd digunakan untuk menampilkan / memberi informasi lokasi folder Anda berada saat ini.

pwd

history – melihat perintah yang baru saja digunakan

Untuk melihat riwayat perintah apa saja yang pernah digunakan, berikut perintahnya :

history

clear – membersihkan tampilan terminal

Perintah clear digunakan untuk membersihkan tampilan terminal linux.

clear

grep ­– menampilkan garis yang sesuai pola

grep atau Global regular expresion parse ialah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria tertentu.

$ grep -i "the" file.txt

Perintah diatas akan mencari string tertentu dalam sebuah file (case in-sensitive search).

wc ­– menampilkan jumlah baris, kata dan byte sebuah file

wc atau Word Count ialah perintah untuk menampilkan jumlah byte, kata dan baris dalam suatu file. Contoh penggunaannya :

wc file1.txt

wc ­L file1.txt

sort – mengurutkan file

Perintah sort digunakan untuk menyortir atau mengurutkan file.

$ sort file.txt

Perintah diatas akan mengurutkan file secara ascending (dari terkecil ke besar).

Adapun untuk mengurutkan file secara descending (dari besar ke kecil)

$ sort ­-r file1.txt

lsusb – melihat perangkat usb

Untuk melihat perangkat usb yg sedang terkoneksi ke komputer gunakan perintah lsusb.

lsusb

lpci – melihat perangkat PCI

Perintah lpci berfungsi untuk melihat perangkat PCI yang sedang terkoneksi.

lpci

lshw – melihat hardware komputer

Perintah lshw berfungsi untuk melihat hardware komputer Anda.

lshw

dmesg – melihat hardware yang sedang beraktifitas

Perintah dmesg berfungsi untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas.

dmesg

cpuinfo – melihat spesifikasi komputer

Untuk melihat spesifikasi komputer Anda gunakan perintah berikut :

cpuinfo

meminfo – melihat status RAM

Untuk melihat status RAM di komputer Anda gunakan perintah berikut :

more /proc/meminfo

tar – mengarsipkan file

Perintah tar digunakan untuk mengarsipkan atau meng-kompress suatu file ke format tar, zip atau rar.

tar ­xvf /home/arsip.tar

Perintah diatas digunakan untuk mengekstrak file tar.

$ tar tvf arsip.tar

Perintah diatas digunakan untuk melihat file tar.

gzip – mengarsipkan file

Anda juga dapat mengarsipkan file menggunakan perintah gzip>.

$ gzip file.txt

Perintah diatas digunakan untuk mMembuat file kompres dengan formal .gzip

$ gzip -d file.txt.gz

Untuk melakukan ekstrak atau uncompress gunakan perintah diatas.

$ gzip -l *.gz

Untuk menampilkan rasio kompresi dari sebuah file yang sudah di kompres gunakan perintah perintah gzip -l.

zip – mengarsip file

Perintah digunakan untuk mengarsipkan atau mengkompres file atau direktori tertentu kedalam format .zip.

zip -r web.zip public

public ialah nama direktori yang akan di arsipkan menjadi file ZIP.

unzip – membuka file yang diarsip ZIP

Perintah unzip digunakan untuk meng-ekstrak sebuah file dengan format .zip. Contohnya :

$ unzip original.zip

Untuk melihat isi file zip tanpa perlu meng-ekstraknya gunakan perintah berikut :

$ unzip -l file.zip

bzip2 – mengarsipkan file dengan format bzip2

Untuk membuat file kompres dengan format .bzip2 gunakan perintah dibawah ini :

$ bzip2 file.txt

Adapun untuk mengekstrak / uncompress sebuah file dengan format .bzip2 gunakan perintah berikut :

$ bzip2 -d file.txt.bz2

kill – mematikan suatu proses

Perintah kill digunakan untuk menghentikan atau mematikan proses yang berjalan pada sistem operasi linux. Contoh penggunaannya :

kill ­9 2275

Kode 2275 ialah PID atau nomor proses yang akan di hentikan. Bila Anda tidak mengetahui PID mana yang akan dihentikan, sila gunakan perintah berikut untuk mengetahui PID setiap proses yang sedang berjalan.

ps aux | grep <myusername> 

ps – menampilkan proses sedang berjalan saat ini

Perintah ps digunakan untuk menampilkan informasi tentang proses yang sedang berjalan di sistem.

Untuk melihat proses yang berjalan saat ini gunakan perintah berikut :

$ ps -ef | more

Untuk melihat proses yang berjalan saat ini dalam struktur pohon gunakan perintah berikut :

$ ps -efH | more

who – mengetahui siapa yang login

Perintah who digunakan untuk mengetahui user apa yang aktif saat ini.

who

chown – mengganti pemilik file atau grup

Perintah chown digunakan untuk mengganti pemilik suatu file/direktori. Untuk menggunakan perintah ini Anda harus aktif sebagai user root/admin/super user. Contoh penggunaan perintah ini ialah :

chown andi file.txt

Dimana andi ialah nama user yang akan diberikan akses.

chmod – mengganti file permission

Perintah digunakan untuk mengganti permission suatu file ataupun direktori.

chmod 744 index.php

ssh – SSH client (remote login program)

SSH adalah program yang digunakan untuk login dan meng-eksekusi perintah pada perangkat lain secara remote.

ssh ­X root@10.105.11.20

ssh -l andi remotehost.domain.com

Perintah diatas digunakan untuk login ke sebuah host secara remote.

ssh -v -l johndoe remotehost.example.com

Perintah diatas untuk melihat debug SSH client.

Untuk menampilkan versi SSH client Anda gunakan perintah :

$ ssh -V

scp – secure copy (remote file copy program)

Perintah scp digunakan untuk meng-copy file antar host secara aman. Contoh penggunaan-nya ialah sebagai berikut :

scp file.txt root@109.100.123.20:~/Home/

fdisk – manipulator partisi

Untuk melakukan manipulasi pada partisi Anda gunakan perintah fdisk.

Perintah berikut digunakan untuk mengetahui susunan partisi harddisk Anda.

fdisk -­l

du – melihat kapasitas harddisk atau storage

Untuk melihat kapasitas harddisk sistem operasi linux Anda gunakan perintah berikut :

du

df – melihat jumlah penggunaan harddisk

Untuk melihat detail penggunaan harddisk linux Anda gunakan perintah berikut :

df

df -h

ping – melakukan ping ke host

Perintah ping digunakan untuk melakukan ping ke host dan menampilkan hasilnya.

ping 192.168.10.1

ping www.google.com

quota – melihat penggunaan dan batas disk

Untuk melihat penggunaan dan batas harddisk Anda gunakan perintah berikut :

quota ­v

vim – Vi Improved, teks editor vim

Salah satu teks editor yang sering digunakan di sistem operasi linux ialah Vim. Anda dapat mengolah berbagai file menggunakan teks editor ini. Untuk membuka file menggunakan Vim gunakan perintah berikut :

vim hello.php

gedit ­– membuat atau mengedit file dengan teks editor gedit

Perintah gedit digunakan untuk mengaktifkan teks editor gedit agar Anda dapat membuat atau mengedit sebuah file.

gedit nama_file.txt

kate – KDE Editor

Untuk menggunakan teks editor kate di linux gunakan perintah berikut :

kate file.txt

find ­– mencari file

Perintah find digunakan untuk mencari letak suatu file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan.

# find file.txt

# find -iname "MyProgram.c"

Perintah diatas akan mencari file berdasarkan nama file (case-sensitive)

# find ~ -empty

Adapun untuk mencari semua file kosong/empty gunakan perintah diatas.

locate – mencari

Perintah locate digunakan untuk mencari letak suatu file.

locate file-web.txt

exit – keluar dari terminal

Untuk keluar dari terminal gunakan perintah berikut :

exit

wget – download via terminal

Untuk men-download via terminal gunakan perintah berikut :

wget link-download

ifconfig- melihat konfigurasi ethernet

Untuk melihat konfigurasi Ethernet atau kartu jaringan di komputer Anda gunakan perintah berikut :

ifconfig

apt-get – download software dari repo

Bila Anda ingin memperoleh paket software dari repository linux secara online gunakan perintah berikut :

apt-get nama_paket

apt-get install mysql-server

reboot – restart sistem

Perintah reboot digunakan untuk me-restart sistem operasi linux.

reboot

poweroff – mematikan sistem

Perintah poweroff digunakan untuk mematikan atau shutdown sistem operasi linux.

poweroff

shutdown – mematikan sistem operasi

Perintah digunakan untuk mematikan sistem operasi. Untuk mematikan sistem operasi secara langsung gunakan perintah berikut :

# shutdown -h now

Untuk mematikan sistem operasi setelah 10 menit.

# shutdown -h +10

Untuk me-restart sistem.

# shutdown -r now

Memaksa pemeriksaan file sistem saat reboot.

# shutdown -Fr now

Kesimpulan

Itulah beberapa diantara perintah dasar linux yang dapat dipelajari dan dicoba praktekkan. Masih banyak perintah linux lainnya yang dapat Anda pelajari. Jangan lupa, perbanyak latihan menggunakan perintah-perintah diatas disaat Anda sedang bekerja, ngoding dan lainnya agar kemampuan Anda semakin mahir. Semoga bermanfaat.